Selasa, 1 Mac 2016

Orang yang Berutang

Allah akan Menolong Orang yang Berutang


Punya tekad lunasi utang, dan ia selalu berusaha keras agar utangnya itu lunas, maka Allah akan menolongnya. Beda halnya dengan orang yang cari utangan, lantas kabur atau menghindarkan diri dan tak pernah mau melunasi.
Ibnu Majah dalam sunannya membawakan dalam Bab “Siapa saja yang memiliki utang dan dia berniat melunasinya.” Lalu beliau membawakan hadits dari Ummul Mukminin Maimunah.
كَانَتْ تَدَّانُ دَيْنًا فَقَالَ لَهَا بَعْضُ أَهْلِهَا لاَ تَفْعَلِى وَأَنْكَرَ ذَلِكَ عَلَيْهَا قَالَتْ بَلَى إِنِّى سَمِعْتُ نَبِيِّى وَخَلِيلِى -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدَّانُ دَيْنًا يَعْلَمُ اللَّهُ مِنْهُ أَنَّهُ يُرِيدُ أَدَاءَهُ إِلاَّ أَدَّاهُ اللَّهُ عَنْهُ فِى الدُّنْيَا
Dulu Maimunah ingin berutang. Lalu di antara kerabatnya ada yang mengatakan, “Jangan kamu lakukan itu!” Sebagian kerabatnya ini mengingkari perbuatan Maimunah tersebut. Lalu Maimunah mengatakan, “Iya. Sesungguhnya aku mendengar Nabi dan kekasihku shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Jika seorang muslim memiliki utang dan Allah mengetahui bahwa dia berniat ingin melunasi utang tersebut, maka Allah akan memudahkan baginya untuk melunasi utang tersebut di dunia”. (HR. Ibnu Majah, no. 2408; An-Nasa’i, no. 4690. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Juga terdapat hadits dari ‘Abdullah bin Ja’far, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
إِنَّ اللَّهَ مَعَ الدَّائِنِ حَتَّى يَقْضِىَ دَيْنَهُ مَا لَمْ يَكُنْ فِيمَا يَكْرَهُ اللَّهُ
Allah akan bersama (memberi pertolongan pada) orang yang berutang (yang ingin melunasi utangnya) sampai dia melunasi utang tersebut selama utang tersebut bukanlah sesuatu yang dilarang oleh Allah.” (HR. Ibnu Majah, no. 2409. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)
Dalam riwayat lainnya disebutkan pula hadits dari Maimunah, ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَخَذَ دَيْنًا وَهُوَ يُرِيدُ أَنْ يُؤَدِّيَهُ أَعَانَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
Siapa yang mengambil utangan, lantas ia bertekad untuk melunasinya, maka Allah akan menolongnya.” (HR. An-Nasa’i, no. 4691. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Yang dimaksud dengan hadits di atas, siapa yang mati dalam keadaan utangnya belum dilunasi, padahal ia tidak menyepelekannya seperti ia termasuk orang yang sulit melunasi (orang susah) atau ia mati tiba-tiba padahal ia memiliki harta yang tersembunyi dan niatannya memang untuk melunasi utang tersebut di dunia. Ini menurut salah satu pengertian yang disebutkan oleh Ibnu Hajar dalam Fath Al-Bari, 5: 54.
Adapun hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ
Jiwa seorang mukmin masih bergantung dengan utangnya hingga dia melunasinya.” (HR. Tirmidzi no. 1079 dan Ibnu Majah no. 2413. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).[1] Hadits ini ditujukan pada orang yang mampu melunasi utangnya, lantas enggan melunasi. Adapun yang sudah bertekad melunasinya atau dalam keadaan sulit melunasi tetapi sudah bertekad, maka Allah akan menolongnya. (Lihat Minhah Al-‘Allam fi Syarh Bulugh Al-Maram, 6: 259)
Dan ingat pula ancaman lainnya, kalau seseorang meminjam harta (berutang) lantas tidak punya niatan untuk mengembalikan. Disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairahradhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
مَنْ أَخَذَ أَمْوَالَ النَّاسِ يُرِيدُ أَدَاءَهَا أَدَّى اللَّهُ عَنْهُ ، وَمَنْ أَخَذَ يُرِيدُ إِتْلاَفَهَا أَتْلَفَهُ اللَّهُ
Siapa yang mengambil harta orang lain (di antaranya berutang, pen.) lantas ia bertekad untuk mengembalikannya, maka Allah akan menolongnya (untuk melunasi utang tersebut, pen.). Siapa yang meminjam harta orang lain (di antaranya berutang, pen.) lantas ia bertekad untuk tidak mengembalikannya, maka Allah akan menghancurkan dirinya (hidupnya akan sulit, pen.).” (HR. Bukhari, no. 2387. Lihat pengertian hadits ini dalam Minhah Al-‘Allam, 6: 257-258)
Semoga jadi renungan berharga. Semoga Allah beri pertolongan segera bagi yang berutang, apalagi terlilit utang riba ratusan jutaWallahu waliyyut taufiq.
[1] Asy-Syaukani berkata, “Hadits ini adalah dorongan agar ahli waris segera melunasi utang si mayit. Hadits ini sebagai berita bagi mereka bahwa status orang yang berutang masih menggantung disebabkan oleh utangnya sampai utang tersebut lunas. Ancaman dalam hadits ini ditujukan bagi orang yang memiliki harta untuk melunasi utangnya lantas ia tidak lunasi. Sedangkan orang yang tidak memiliki harta dan sudah bertekad ingin melunasi utangnya, maka ia akan mendapat pertolongan Allah untuk memutihkan utangnya tadi sebagaimana hal ini diterangkan dalam beberapa hadits.” (Nail Al-Authar, 6: 114).

Disusun setelah ‘Ashar, @ Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul, 20 Jumadal Ula 1437 H
Oleh Al-Faqir Ila Maghfirati Rabbihi: Muhammad Abduh Tuasikal
Rumaysho.Com, Channel Telegram @RumayshoCom, @DarushSholihin, @UntaianNasihat, @RemajaIslam

Khamis, 25 Februari 2016

Kisah Benar

Kisah Benar, Inilah Gambar Yang MENAKUTKKAN Telah Dikeluarkan Dari Tubuh Seorang Wanita Angkara Sihir



Alhamdulillah, setelah banyak tempat kami ikhtiar, akhirnya ayah jumpa ustaz yang dapat ubati saya di Sarawak. Contoh sihir yang telah dikeluarkan. Gumpalan rambut yang diikat (benang warna oren tapi dah dikerat oleh ustaz). Ia bukan keluar dalam bentuk begini dari mulut saya. Tapi, bila saya ludahkan air zam-zam yang dah dibacakan ayat Qur'an ke bekas (daun keladi) yang diletak garam. Air tersebut membentuk rambut yang diikat.
Ada orang yang mahu hidup saya bagai terikat, apa saja yang saya buat seolah tersekat.

Kerjaya, perniagaan terencat-rencat. Peluang banyak tapi tak lekat.

Jika suami/isteri anda yang penyayang tiba-tiba berubah jadi baran, jika tiba-tiba anda rasa benci kepada suami/isteri yang selama ini dicintai, hati-hatilah, there must be something wrong somewhere. Bertindak segera sebelum rumah tangga rosak binasa. Sejak zaman dulu manusia guna sihir untuk pisahkan suami dan isteri angkara hasad dan rosaknya jiwa. (Baqarah 102).

Hubungan dengan orang sekeliling juga bagai tak boleh rapat.. Ada yang membenci walaupun sedara dan kerabat, ada juga yang awalnya sahabat akrab kemudian khianat.. Ada juga pihak ketiga yang jadi penyibuk dalam keluarga. Hasut adik beradik, mak bapa supaya bergaduh sesama mereka. Benda kecil dibesarkan hingga perselisihan berlarutan. Syaitan ketawa kerana silaturrahim putus di tengah jalan.

Saya kongsikan kisah benar ini bukan untuk meminta simpati. Tapi sebab saya tidak mahu anda jadi macam saya sebelum ini. Mati-mati saya tak percaya benda 'khurafat' ini. Sebab, dah banyak tempat saya pergi, tapi mereka tak dapat detect masalah sebegini. Namun dengan izin-Nya Yang Maha Mengasihi, akhirnya ikhtiar ayah menjadi. Sama juga sebenarnya bila kita sakit, jumpa doktor sana sini kata tak ada apa-apa, tapi bila jumpa doktor yang pakarnya, rupa-rupanya sudah kronik tahap sakitnya. (Sapa nak dapatkan contact no Ustaz ni boleh PM saya.. Tapi dia di Kuching, Sarawak sana).

Mohon doakan, Allah beri keinsafan kepada siapa pun yang buat. Moga Allah beri hidayah dan kesempatan kepadanya untuk bertaubat. Bimbang syirik ini makin melarat. Merana di dunia hingga akhirat..

Doakan juga Allah bantu kami mulakan hidup baru, bebaskan kami dari segala belenggu. Moga malaikat juga doakan kalian doa yang sama, dilimpahi keberkatan, kejayaan dan kebahagiaan yang didambakan sentiasa..

Wallahu 'Alam bissawab...

Tambahan. Memandangkan saya terima mesej yg banyak Tanya no Ustaz ni, saya takut tak sempat jawap.. Ini infonya. Namanya Wak Henry 019-883 6154 . bagitau dia Shahrina anak Ustaz Sharkawi yang keluar rambut dulu tu yang bagi.

Sumber Fb : Shahrina Ahmad Sharkawi

Syekh Al-Azhar Ahmad Muhammad ath-Thayyib

Pidato Lengkap Grand Syekh Al-Azhar Ahmad Muhammad ath-Thayyib di Indonesia

Rabu, 24 Februari 2016 11:00Taushiyah
Bagikan   
Pidato Lengkap Grand Syekh Al-Azhar Ahmad Muhammad ath-Thayyib di Indonesia
Grand Syekh Al-Azhar Ahmad Muhammad el-Thayeb (kanan) dalam Orasi Perdamaian dan Kemanusiaan di Auditorim Harun Nasution, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,
Yang terhormat
Yang terhormat, Rektor UIN Jakarta,
Hadirin sekalian
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,


Saya memulai ceramah saya dengan mengucapkan puji dan syukur kepada Allah yang telah memberikan kesempatan kepada saya serta rombongan, baik dari Al-Azhar maupun dari Majelis Al-Hukama Muslim, untuk mengunjungi Republik Indonesia dan bertemu dengan rakyatnya yang sangat baik, terutama dengan saudara-saudara kami seagama. Mereka adalah umat Islam yang sangat menghargai Mesir, hal itu tercermin dalam kuatnya hubungan antara kedua belah pihak sepanjang sejarah umat Islam dimana keduanya berpegang teguh pada aqidah dan akhlaq Islam yang mulia.

Mungkin saya tidak berlebihan jika saya memuji bangsa Indonesia dengan mengatakan bahwa Indonesia telah Allah pilih sebagai negeri tempat menyebarkan Islam sebagai agama yang menyerukan kepada kebahagiaan dunia dan akhirat serta menjaga orisinalitas dengan tetap menerima segala hal baru yang keduanya dipadukan secara baik dalam individu maupun masyarakat Indonesia.

Bangsa Indonesia juga telah mampu menyingkap khazanah keislaman yang suci serta nilai-nilai hukum Islam dan akhlaknya dengan mewujudkan nilai keadilan, persamaan, sikap terbuka pada orang lain serta memotivasi untuk memiliki sumber-sumber kekuatan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menyandarkan diri pada Allah semata, disertai usaha yang optimal sehingga kekuatan materi dan rohani tetap tercapai secara bersamaan.

Untuk itu, kemampuan bangsa Indonesia memadukan antara ilmu, iman dan amal telah menjadikan Indonesia mampu melakukan lompatan-lompatan sehingga menjadi salah satu negara termaju di kawasan Asia. Bahkan Indonesia telah menjadi macan Asia. Indonesia juga telah menjadikan Islam sebagai agama untuk membangun kehidupan dunia dan mencapai kebahagiaan ukhrawi, bahkan merupakan agama kemanusiaan secara universal.

Indonesia juga telah mampu membantah bohongnya tuduhan yang disampaikan oleh musuh-musuh Islam bahwa Islam adalah agama kemalasan dan tidak produktif sehingga masyarakatnya tidak maju bahkan Islam dianggap sebagai agama yang menghambat kemajuan ekonomi dan politik. Saat ini Indonesia telah menjadi model Negara Muslim yang dapat dibanggakan oleh umat Islam seluruh dunia, karena Indonesia telah mampu mencapai kemajuan ekonomi yang luar biasa terutama di Asia Tenggara.

Indonesia memeluk agama Islam melalui perantara para pedagang muslim. Kawasan Nusantara telah Allah jadikan berhati lembut dan sangat tertarik kepada Islam, karena ajaran dan akidah Islam yang sangat jelas toleran dan penuh keadilan. Selain itu kawasan Nusantara merupakan kawasan di Asia yang pertama kali menerima Islam yang dari waktu ke waktu Islam terus mengalami kemajuan di kawasan Nusantara sehingga Indonesia menjadi negara muslim terbesar dunia, dan mereka juga merupakan bangsa yang mencintai Allah dan Rasul-Nya serta al-Qur’an dan ajarannya.

Adapun terkait hubungan antara bangsa Indonesia dan Mesir seperti disampaikan para sejarawan bahwa hubungan tersebut telah dimulai beberapa abad yang lalu melalui hubungan dagang, pendidikan dan kebudayaan, dimana saat itu banyak para jamaah haji Indonesia yang sengaja datang ke Mesir untuk menuntut ilmu di Al-Azhar. Para sejarawan Eropa mencatat bahwa pada pertengahan abad ke 19 M telah dimulai kedatangan mahasiswa pelajar Indonesia di Al-Azhar yang menuntut ilmu dari para ulama Al-Azhar di Mesir. 

Indonesia di Al-Azhar, tinggal di asrama-asrama yang di sebut dengan ruwak Jawa. Selain itu banyak penerbit Mesir yang menerbitkan berbagai karya ulama Indonesia. Pelajar Indonesia di Mesir juga banyak terpengaruh oleh gerakan-gerakan pembaharuan Mesir terutama yang dilkukn oleh Sheikh Mohammad Abduh dan para muridnya, ditambah dengan gerakan kebangsaan yang dipimpin oleh Mustafa Kamel serta para tokoh nasional Mesir lainnya saat itu.

Saat ini ada sekitar 5000 pelajar dan mahasiswa Indonesia yang belajar di Al-Azhar di antara mereka ada yang menapatkan beasiswa. Saat ini setiap tahun Al-Azhar memberikan 20 beasiswa kepada mahasiswa Indonesia selain itu setiap tahun Al-Azhar mengirim guru bahasa Arab ke sekolah sekolah di Indonesia dengan jumlah 31 orang.

Hadirin yang saya hormati,

Zaman kita sekarang ini menghadapi berbagai macam persoalan dan krisis yang sangat serius, terutama di bidang politik ekonomi dan lingkungan hidup. Persoalan seperti ini yang paling banyak terjadi terutama di dunia ketiga yang mengancam keamanan kesehatan, masyarakat serta Negara tersebut. Selain itu kita juga menghadapi ancaman hilangnya rasa perdamaian yang diikuti oleh menyebar luasnya kekacauan dan kegelisahan serta dominasi kekuatan pihak tertentu yang menguasai orang-orang lemah. Hal yang lebih buruk lagi hal seperti itu terwujud dengan banyaknya kejahatan dalam bentuk peperangan serta penumpahan darah mengatasnamakan agama, terutama dengan mengatasnamakan agama Islam dengan sengaja menyematkan sifat teroris pada Agama Islam, di mana pada saat yang bersamaan tidak ada satupun agama samawi yang disifati dengan sifat teroris. Tentu saja penyifatan ini merupakan sebuah kedzaliman dan menipu akal serta pemahaman yang benar serta tuduhan ini sangat bertentangan dengan realitas dan sejarah umat Islam. Sebab banyak pemeluk agama lain yang justru banyak menggunakan kekerasan dan tindakan kejahatan yang menggunakan atas nama agama mereka, hal ini sebagaimana diakui oleh mereka sendiri baik oleh para tokohnya ataupun oleh para pemeluk biasa. Jika tidak percaya silahkan jelaskan apa yang terjadi dengan perang salib di dunia timur Islam serta perang atas nama agama di Eropa, ditambah dengan pengadilan-pengadilan yang menjatuhkan vonis pada penganut agama Yahudi dan umat Islam. Tidakkah semua tindakan dan peperangan ini merupakan salah satu bentuk terorisme dan kejahatan yang merusak tata nilai kemanusiaan sepanjang sejarah?

Ada orang yang mengatakan bahwa kesalahan-kesalahan tersebut merupakan kesalahan sejarah yang telah terjadi sudah sangat lama dan tidak ada pengaruh apapun pada kehidupan kita hari ini. Jika seperti itu silahkan anda dalami apa yang disebut dengan perang salib dua, di mana peperangan ini telah menjadi pintu masuk konflik panjang di dunia arab dan dunia Islam. Bahkan seorang penulis Amerika: John Fifer, menulis buku yang berjudul Perang salib II: perang barat dan penjajahan baru terhadap Islam. Tentu saja saya di sini tidak dapat menjelaskan secara detail apa yang dijelaskan oleh penulis tersebut tetapi saya ingin menekankan bahwa tindakan melanggar batas di luar ketentuan Islam yang dilakukan oleh sebagian kecil penganutnya di mana tindakan ini sangat ditentang oleh para ulama Islam serta para pemikirnya bahkan orang awam pun tidak dapat menerimanya, sikap melanggar batas tersebut juga ada pada pemeluk agama lain dimana para pelakunya dijanjikan akan mendapatkan surga.

Saya tegaskan bahwa dengan membaca kembali sejarah perbandingan terorisme, jelaslah bahwa umat Islam merupakan umat yang paling adil dan objektif di mana mereka dapat membedakan antara agama dan sikap sebagian pengikutnya. Umat Islam menilai peperangan yang dilakukan oleh orang barat terhadap Islam sebagian peperangan orang Eropa terhadap orang Islam dan tidak menuduh agama yang dianut oleh orang Eropa sebagai landasan ideologis tejadinya peperangan tersebut. Hal ini untuk membedakan antara nilai-nilai agama dengan perilaku para pemeluknya yang menjual belikan agamanya, dengan harga yang sangat murah. Hal ini merupakan salah satu wujud penghormatan umat Islam terhadap keyakinan agama lain mekipun umat Islam di seluruh penjuru dunia banyak ditindas dan selalu disingkirkan. Hanya saja kita tidak mungkin berdiam diri atas sikap yang menyududkan umat Islam, pembunuhan massal terhadap umat Islam seperti yang terjadi di Myanmar di tengah-tengah diamnya masyarakat dan media internasional, padahal mereka mengaku sebagai masyarakat yang sangat menghargai nilai-nilai kemanusiaan tanpa membedakan antara muslim dan non-muslim.

Kita juga tidak mungkin berdiam diri terhadap apa yang saat ini menimpa masjidil aqsa yang merupakan kiblat pertama umat Islam dan tempat isra’ mi’raj Rasulullah, dari penjajahan dan penghinaan yang dilakukan oleh Negara lain sehingga sangat menghinakan nilai-nilai dan peninggalan umat Islam. Jika seperti ini dunia barat banyak meneriakkan terhadap segala sesuatu sikap permusuhan yang menimpa orang Kristen di timur, padahal mereka di dunia timur bisa hidup dengan damai dan berdampingan dengan umat Islam, mereka juga berdiam diri terhadap setiap permusuhan yang menimpa umat Islam menghancurkan para wanita dan anak-anak mereka. Untuk itu saya katakan jika lembaga-lembaga keagamaan di barat yang sangat besar membolehkan dirinya untuk menyuruh umatnya dalam menyikapi peristiwa-peristiwa tersebut, maka saya juga harus memainkan peran saya untuk menyeru mereka yang memiliki akal dan perasaan di seluruh dunia untuk menyelesaikan problem serta sikap permusuhan umat non-muslim kepada umat Islam baik di timur maupun di barat. Hal ini saya lakukan demi mewujudkan perdamaian dan nilai-nilai kemanusiaan baik di timur maupun di barat.

Hadirin sekalian,

Sesungguhnya Allah SWT tidak pernah menurunkan agama untuk memecah belah umat manusia, tidak juga untuk memberikan kemadharatan dan rasa takut kepada umat manusia tetapi Dia menurunkan agama sebagai cahaya petunjuk dan rahmah serta kasih sayang. Dimana umat Islam merupakan makhluk yang sangat jauh dari berbagai tindakan yang berbau terorisme serta tindakan-tindakan kekerasan pertumpahan darah serta menyia-nyiakan manusia. 

Saya secara pribadi tidak pernah menemukan satu buku pun dalam agama lain di dunia ini yang mengancam setiap pelaku kejahatan terorisme dan pertumpahan darah dengan hukuman yang sangat berat sebagaimana terdapat dalam kitab suci umat Islam. Dimana Islam mengancam pelaku kejahatan dengan siksaan yang sangat berat, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan demikian, bagaimana mungkin Islam dijuluki sebagai agama teroris, padahal Islam adalah agama yang diproklamirkan oleh Rasulnya bahwa Islam adalah yang menjamin setiap manusia merasa aman dan selamat dari tindakan dan perkataan tetangganya. Rasulullah bersabda, Setiap muslim terhadap muslim lainnya haram meneteskan darah, merampas harta dan kehormatan. Islam juga tidak hanya melarang pembunuhan dan penetesan darah, bahkan Islam juga melarang sikap menakut-nakuti orang lain meskipun hanya bercanda. Oleh karena itu, saya tidak mungkin, dan tidak masuk akal, agama ini dituduh sebagai agama terorisme dan haus kekerasan padahal Rasulnya disebut sebagai pembawa kasih 
sayang kepada seluruh umat manusia. 

Al-Qur’an sendiri mengajarkan bahwa kata kasih sayang yang disebut berulang-ulang dalam al-Qur’an dan diikuti dengan kata-kata kejujuran, keadilan, amanah, memaafkan dan memenuhi janji berkali-kali bahkan kata kasih sayang yang diajarkan Islam disebut dalam Alquran, bukti lain adalah bahwa kasih sayang yang diajarkan oleh Islam tidak hanya untuk sesama muslim tetapi harus berlaku untuk seluruh umat di seluruh dunia, baik makhluk hidup maupun benda mati. Jika Anda memperhatikan sejarah nabi Muhammad maka Anda akan terkejut dengan perilaku beliau yang sangat penuh dengan nilai-nilai cinta kasih yang terwujud dalam perilakunya baik kepada manusia, hewan maupun makhluk lainnya.

Untuk itu saya berharap agar seluruh hadirin dapat memperbandingkan antara akhlak dan nilai luhur yang diajarkan oleh Islam bahkan pada saat terjadi peperangan dalam bentuk sikap adil kepada musuh, dilarang membunuh wanita, orang tua serta anak kecil. Sikap ini membuktikan bahwa Islam sangat menekankan nilai-nilai kasih sayang meskipun kepada musuh. Oleh sebab itu sangat tidak masuk akal jika saat ini dengan sangat serampangan Islam dihukumi sebagai agama penyebar kekerasan. Jika saat ini ajaran agama Islam dikotori dengan perilaku sebagian umatnya yang berani melakukan pembunuhan meneteskan darah umat Islam dan umat lainnya dengan menilai perbuatan ini sebagai jihad di jalan allah demi menegakkan Negara Islam, mengkafirkan orang-orang yang berseberangan dengan mereka, ini merupakan tindakan yang tidak diajarkan oleh Islam bahkan Islam sangat menentang perbuatan tersebut. Untuk itu Al-Azhar mengemban amanat yang sangat besar untuk menyapaikan pesan ini sebab kami akan ditanya dihadapan Allah di hari kiamat untuk selalu mengingatkan dan memperbaiki sikap serta pemikian sebagian kecil pemeluk agama islam yang menyimpang, bahwa sikap-sikap tersebut bukan bagian dari ajaran Islam, dimana ini sangat merusak citra Islam serta nilai-nilainya yang sangat suci, serta membuka pintu kepada para musuh Islam untuk menghina Islam dan merendahkannya. Untuk itu Al-Azhar menyeru para pemuda yang terpengaruh pemikiran-pemikiran yang menyimpang tersebut agar mereka segera sadar dan kembali kepada jalan yang benar serta mengingatkan bahwa perilaku mereka yang bersikap ekstrim merupakan perilaku yang sangat dilarang Islam. Untuk itu dalam rangka mengemban amanah mengingatkan umat Islam, terutama para pemuda tersebut, saya serukan kepada mereka yang mengotori agama ini agar segera kembali dan menyesali tindakan mereka, dan segera bertaubat kepada Allah SWT atas tindakan yang telah mengotori ajaran agama Islam. Di sini saya juga ingin mengingatkan diri saya dan para ulama umat di mana kita semua akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah pada hari kiamat untuk menghabiskan segala daya upaya untuk saling menasehati dalam rangka menjaga keutuhan umat serta kemurnian akidah mereka dari ajaran-ajaran yang ekstrim serta tindakan-tindakan bodoh sebagian kecil pelakunya. Kita juga perlu mengingat perlunya segera menanamkan fikih yang penuh kemudahan dalam rangka memerangi fikih ekstrim dengan terus berupaya mengantisipasi upaya westernisasi dan penghancuran identitas umat Islam serta ajaran agamanya, secara bersungguh-sungguh. Kita juga perlu untuk memperbaiki sitem pendidikan dalam menanamkan fikih penuh kemudahan menerima orang lain secara berdampingan berdasarkan al-Qur’an dan sunah dengan menghindarkan berbagai perbedaan kecil dalam hal-hal yang bersifat tidak prinsipil.

Saya juga menyeru agar umat ini banyak meminta fatwa kepada para ahli ilmu mendalam yang menganut paham sunni, serta dari mereka yang menguasai temuan-temuan moderan di abad ini. Mereka juga perlu segera sadar banyaknya tantangan yang dihadapi oleh umat Islam, di mana fanatisme terhadap golongan telah menjadi hal utama menjadi penyebab perpecahan umat, sehingga para musuhnya dengan mudah dapat memecah belah umat Islam dan menyebarkan kebencian kepada umat Islam.

Terakhir tidak ada yang dapat kita lakukan saat ini kecuali berpegang teguh pada al-Qur’an dan sunnah untuk menghindarkan perpecahan umat. Selain itu kita sekalian sebagai ulama umat ini perlu megingat kembali peringatan dari Rasulullah SAW yang menyerupakan umat akhir zaman ini sebagai menu makanan yang dapat disantap dengan mudah dan diperebutkan oleh para musuh Islam, untuk itu kita harus benar-benar sadar akan peringatan nabi ini untuk menghindarkan perpecahan yang menjadikan umat islam sebagai umat yang hanya menjadi objek umat lain dan tanpa daya upaya. Kita perlu memaksimalkan segala daya upaya yang kita miliki untuk memaksimalkan segala sumber daya yang kita miliki untuk memperbaiki kondisi umat agar lebih baik, sehingga jika ini benar-benar kita laksanakan maka umat Islam akan mendapatkan kejayaan sebagaimana kejayaaan yang pernah dialami masa lalu. Semoga ini menjadi pengingat bagi kita semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

* Pidato disampaikan dalam Orasi Perdamaian dan Kemanusiaan di Auditorim Harun Nasution, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa 23 Februari 2016; naskah transkripsi dan terjemahan ini dikirim ke NU Online oleh Zaenal Muttaqin
Pidato Lengkap Grand Syekh Al-Azhar Ahmad Muhammad ath-Thayyib di Indonesia
Grand Syekh Al-Azhar Ahmad Muhammad el-Thayeb (kanan) dalam Orasi Perdamaian dan Kemanusiaan di Auditorim Harun Nasution, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,
Yang terhormat
Yang terhormat, Rektor UIN Jakarta,
Hadirin sekalian
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,


Saya memulai ceramah saya dengan mengucapkan puji dan syukur kepada Allah yang telah memberikan kesempatan kepada saya serta rombongan, baik dari Al-Azhar maupun dari Majelis Al-Hukama Muslim, untuk mengunjungi Republik Indonesia dan bertemu dengan rakyatnya yang sangat baik, terutama dengan saudara-saudara kami seagama. Mereka adalah umat Islam yang sangat menghargai Mesir, hal itu tercermin dalam kuatnya hubungan antara kedua belah pihak sepanjang sejarah umat Islam dimana keduanya berpegang teguh pada aqidah dan akhlaq Islam yang mulia.

Mungkin saya tidak berlebihan jika saya memuji bangsa Indonesia dengan mengatakan bahwa Indonesia telah Allah pilih sebagai negeri tempat menyebarkan Islam sebagai agama yang menyerukan kepada kebahagiaan dunia dan akhirat serta menjaga orisinalitas dengan tetap menerima segala hal baru yang keduanya dipadukan secara baik dalam individu maupun masyarakat Indonesia.

Bangsa Indonesia juga telah mampu menyingkap khazanah keislaman yang suci serta nilai-nilai hukum Islam dan akhlaknya dengan mewujudkan nilai keadilan, persamaan, sikap terbuka pada orang lain serta memotivasi untuk memiliki sumber-sumber kekuatan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menyandarkan diri pada Allah semata, disertai usaha yang optimal sehingga kekuatan materi dan rohani tetap tercapai secara bersamaan.

Untuk itu, kemampuan bangsa Indonesia memadukan antara ilmu, iman dan amal telah menjadikan Indonesia mampu melakukan lompatan-lompatan sehingga menjadi salah satu negara termaju di kawasan Asia. Bahkan Indonesia telah menjadi macan Asia. Indonesia juga telah menjadikan Islam sebagai agama untuk membangun kehidupan dunia dan mencapai kebahagiaan ukhrawi, bahkan merupakan agama kemanusiaan secara universal.

Indonesia juga telah mampu membantah bohongnya tuduhan yang disampaikan oleh musuh-musuh Islam bahwa Islam adalah agama kemalasan dan tidak produktif sehingga masyarakatnya tidak maju bahkan Islam dianggap sebagai agama yang menghambat kemajuan ekonomi dan politik. Saat ini Indonesia telah menjadi model Negara Muslim yang dapat dibanggakan oleh umat Islam seluruh dunia, karena Indonesia telah mampu mencapai kemajuan ekonomi yang luar biasa terutama di Asia Tenggara.

Indonesia memeluk agama Islam melalui perantara para pedagang muslim. Kawasan Nusantara telah Allah jadikan berhati lembut dan sangat tertarik kepada Islam, karena ajaran dan akidah Islam yang sangat jelas toleran dan penuh keadilan. Selain itu kawasan Nusantara merupakan kawasan di Asia yang pertama kali menerima Islam yang dari waktu ke waktu Islam terus mengalami kemajuan di kawasan Nusantara sehingga Indonesia menjadi negara muslim terbesar dunia, dan mereka juga merupakan bangsa yang mencintai Allah dan Rasul-Nya serta al-Qur’an dan ajarannya.

Adapun terkait hubungan antara bangsa Indonesia dan Mesir seperti disampaikan para sejarawan bahwa hubungan tersebut telah dimulai beberapa abad yang lalu melalui hubungan dagang, pendidikan dan kebudayaan, dimana saat itu banyak para jamaah haji Indonesia yang sengaja datang ke Mesir untuk menuntut ilmu di Al-Azhar. Para sejarawan Eropa mencatat bahwa pada pertengahan abad ke 19 M telah dimulai kedatangan mahasiswa pelajar Indonesia di Al-Azhar yang menuntut ilmu dari para ulama Al-Azhar di Mesir. 

Indonesia di Al-Azhar, tinggal di asrama-asrama yang di sebut dengan ruwak Jawa. Selain itu banyak penerbit Mesir yang menerbitkan berbagai karya ulama Indonesia. Pelajar Indonesia di Mesir juga banyak terpengaruh oleh gerakan-gerakan pembaharuan Mesir terutama yang dilkukn oleh Sheikh Mohammad Abduh dan para muridnya, ditambah dengan gerakan kebangsaan yang dipimpin oleh Mustafa Kamel serta para tokoh nasional Mesir lainnya saat itu.

Saat ini ada sekitar 5000 pelajar dan mahasiswa Indonesia yang belajar di Al-Azhar di antara mereka ada yang menapatkan beasiswa. Saat ini setiap tahun Al-Azhar memberikan 20 beasiswa kepada mahasiswa Indonesia selain itu setiap tahun Al-Azhar mengirim guru bahasa Arab ke sekolah sekolah di Indonesia dengan jumlah 31 orang.

Hadirin yang saya hormati,

Zaman kita sekarang ini menghadapi berbagai macam persoalan dan krisis yang sangat serius, terutama di bidang politik ekonomi dan lingkungan hidup. Persoalan seperti ini yang paling banyak terjadi terutama di dunia ketiga yang mengancam keamanan kesehatan, masyarakat serta Negara tersebut. Selain itu kita juga menghadapi ancaman hilangnya rasa perdamaian yang diikuti oleh menyebar luasnya kekacauan dan kegelisahan serta dominasi kekuatan pihak tertentu yang menguasai orang-orang lemah. Hal yang lebih buruk lagi hal seperti itu terwujud dengan banyaknya kejahatan dalam bentuk peperangan serta penumpahan darah mengatasnamakan agama, terutama dengan mengatasnamakan agama Islam dengan sengaja menyematkan sifat teroris pada Agama Islam, di mana pada saat yang bersamaan tidak ada satupun agama samawi yang disifati dengan sifat teroris. Tentu saja penyifatan ini merupakan sebuah kedzaliman dan menipu akal serta pemahaman yang benar serta tuduhan ini sangat bertentangan dengan realitas dan sejarah umat Islam. Sebab banyak pemeluk agama lain yang justru banyak menggunakan kekerasan dan tindakan kejahatan yang menggunakan atas nama agama mereka, hal ini sebagaimana diakui oleh mereka sendiri baik oleh para tokohnya ataupun oleh para pemeluk biasa. Jika tidak percaya silahkan jelaskan apa yang terjadi dengan perang salib di dunia timur Islam serta perang atas nama agama di Eropa, ditambah dengan pengadilan-pengadilan yang menjatuhkan vonis pada penganut agama Yahudi dan umat Islam. Tidakkah semua tindakan dan peperangan ini merupakan salah satu bentuk terorisme dan kejahatan yang merusak tata nilai kemanusiaan sepanjang sejarah?

Ada orang yang mengatakan bahwa kesalahan-kesalahan tersebut merupakan kesalahan sejarah yang telah terjadi sudah sangat lama dan tidak ada pengaruh apapun pada kehidupan kita hari ini. Jika seperti itu silahkan anda dalami apa yang disebut dengan perang salib dua, di mana peperangan ini telah menjadi pintu masuk konflik panjang di dunia arab dan dunia Islam. Bahkan seorang penulis Amerika: John Fifer, menulis buku yang berjudul Perang salib II: perang barat dan penjajahan baru terhadap Islam. Tentu saja saya di sini tidak dapat menjelaskan secara detail apa yang dijelaskan oleh penulis tersebut tetapi saya ingin menekankan bahwa tindakan melanggar batas di luar ketentuan Islam yang dilakukan oleh sebagian kecil penganutnya di mana tindakan ini sangat ditentang oleh para ulama Islam serta para pemikirnya bahkan orang awam pun tidak dapat menerimanya, sikap melanggar batas tersebut juga ada pada pemeluk agama lain dimana para pelakunya dijanjikan akan mendapatkan surga.

Saya tegaskan bahwa dengan membaca kembali sejarah perbandingan terorisme, jelaslah bahwa umat Islam merupakan umat yang paling adil dan objektif di mana mereka dapat membedakan antara agama dan sikap sebagian pengikutnya. Umat Islam menilai peperangan yang dilakukan oleh orang barat terhadap Islam sebagian peperangan orang Eropa terhadap orang Islam dan tidak menuduh agama yang dianut oleh orang Eropa sebagai landasan ideologis tejadinya peperangan tersebut. Hal ini untuk membedakan antara nilai-nilai agama dengan perilaku para pemeluknya yang menjual belikan agamanya, dengan harga yang sangat murah. Hal ini merupakan salah satu wujud penghormatan umat Islam terhadap keyakinan agama lain mekipun umat Islam di seluruh penjuru dunia banyak ditindas dan selalu disingkirkan. Hanya saja kita tidak mungkin berdiam diri atas sikap yang menyududkan umat Islam, pembunuhan massal terhadap umat Islam seperti yang terjadi di Myanmar di tengah-tengah diamnya masyarakat dan media internasional, padahal mereka mengaku sebagai masyarakat yang sangat menghargai nilai-nilai kemanusiaan tanpa membedakan antara muslim dan non-muslim.

Kita juga tidak mungkin berdiam diri terhadap apa yang saat ini menimpa masjidil aqsa yang merupakan kiblat pertama umat Islam dan tempat isra’ mi’raj Rasulullah, dari penjajahan dan penghinaan yang dilakukan oleh Negara lain sehingga sangat menghinakan nilai-nilai dan peninggalan umat Islam. Jika seperti ini dunia barat banyak meneriakkan terhadap segala sesuatu sikap permusuhan yang menimpa orang Kristen di timur, padahal mereka di dunia timur bisa hidup dengan damai dan berdampingan dengan umat Islam, mereka juga berdiam diri terhadap setiap permusuhan yang menimpa umat Islam menghancurkan para wanita dan anak-anak mereka. Untuk itu saya katakan jika lembaga-lembaga keagamaan di barat yang sangat besar membolehkan dirinya untuk menyuruh umatnya dalam menyikapi peristiwa-peristiwa tersebut, maka saya juga harus memainkan peran saya untuk menyeru mereka yang memiliki akal dan perasaan di seluruh dunia untuk menyelesaikan problem serta sikap permusuhan umat non-muslim kepada umat Islam baik di timur maupun di barat. Hal ini saya lakukan demi mewujudkan perdamaian dan nilai-nilai kemanusiaan baik di timur maupun di barat.

Hadirin sekalian,

Sesungguhnya Allah SWT tidak pernah menurunkan agama untuk memecah belah umat manusia, tidak juga untuk memberikan kemadharatan dan rasa takut kepada umat manusia tetapi Dia menurunkan agama sebagai cahaya petunjuk dan rahmah serta kasih sayang. Dimana umat Islam merupakan makhluk yang sangat jauh dari berbagai tindakan yang berbau terorisme serta tindakan-tindakan kekerasan pertumpahan darah serta menyia-nyiakan manusia. 

Saya secara pribadi tidak pernah menemukan satu buku pun dalam agama lain di dunia ini yang mengancam setiap pelaku kejahatan terorisme dan pertumpahan darah dengan hukuman yang sangat berat sebagaimana terdapat dalam kitab suci umat Islam. Dimana Islam mengancam pelaku kejahatan dengan siksaan yang sangat berat, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan demikian, bagaimana mungkin Islam dijuluki sebagai agama teroris, padahal Islam adalah agama yang diproklamirkan oleh Rasulnya bahwa Islam adalah yang menjamin setiap manusia merasa aman dan selamat dari tindakan dan perkataan tetangganya. Rasulullah bersabda, Setiap muslim terhadap muslim lainnya haram meneteskan darah, merampas harta dan kehormatan. Islam juga tidak hanya melarang pembunuhan dan penetesan darah, bahkan Islam juga melarang sikap menakut-nakuti orang lain meskipun hanya bercanda. Oleh karena itu, saya tidak mungkin, dan tidak masuk akal, agama ini dituduh sebagai agama terorisme dan haus kekerasan padahal Rasulnya disebut sebagai pembawa kasih 
sayang kepada seluruh umat manusia. 

Al-Qur’an sendiri mengajarkan bahwa kata kasih sayang yang disebut berulang-ulang dalam al-Qur’an dan diikuti dengan kata-kata kejujuran, keadilan, amanah, memaafkan dan memenuhi janji berkali-kali bahkan kata kasih sayang yang diajarkan Islam disebut dalam Alquran, bukti lain adalah bahwa kasih sayang yang diajarkan oleh Islam tidak hanya untuk sesama muslim tetapi harus berlaku untuk seluruh umat di seluruh dunia, baik makhluk hidup maupun benda mati. Jika Anda memperhatikan sejarah nabi Muhammad maka Anda akan terkejut dengan perilaku beliau yang sangat penuh dengan nilai-nilai cinta kasih yang terwujud dalam perilakunya baik kepada manusia, hewan maupun makhluk lainnya.

Untuk itu saya berharap agar seluruh hadirin dapat memperbandingkan antara akhlak dan nilai luhur yang diajarkan oleh Islam bahkan pada saat terjadi peperangan dalam bentuk sikap adil kepada musuh, dilarang membunuh wanita, orang tua serta anak kecil. Sikap ini membuktikan bahwa Islam sangat menekankan nilai-nilai kasih sayang meskipun kepada musuh. Oleh sebab itu sangat tidak masuk akal jika saat ini dengan sangat serampangan Islam dihukumi sebagai agama penyebar kekerasan. Jika saat ini ajaran agama Islam dikotori dengan perilaku sebagian umatnya yang berani melakukan pembunuhan meneteskan darah umat Islam dan umat lainnya dengan menilai perbuatan ini sebagai jihad di jalan allah demi menegakkan Negara Islam, mengkafirkan orang-orang yang berseberangan dengan mereka, ini merupakan tindakan yang tidak diajarkan oleh Islam bahkan Islam sangat menentang perbuatan tersebut. Untuk itu Al-Azhar mengemban amanat yang sangat besar untuk menyapaikan pesan ini sebab kami akan ditanya dihadapan Allah di hari kiamat untuk selalu mengingatkan dan memperbaiki sikap serta pemikian sebagian kecil pemeluk agama islam yang menyimpang, bahwa sikap-sikap tersebut bukan bagian dari ajaran Islam, dimana ini sangat merusak citra Islam serta nilai-nilainya yang sangat suci, serta membuka pintu kepada para musuh Islam untuk menghina Islam dan merendahkannya. Untuk itu Al-Azhar menyeru para pemuda yang terpengaruh pemikiran-pemikiran yang menyimpang tersebut agar mereka segera sadar dan kembali kepada jalan yang benar serta mengingatkan bahwa perilaku mereka yang bersikap ekstrim merupakan perilaku yang sangat dilarang Islam. Untuk itu dalam rangka mengemban amanah mengingatkan umat Islam, terutama para pemuda tersebut, saya serukan kepada mereka yang mengotori agama ini agar segera kembali dan menyesali tindakan mereka, dan segera bertaubat kepada Allah SWT atas tindakan yang telah mengotori ajaran agama Islam. Di sini saya juga ingin mengingatkan diri saya dan para ulama umat di mana kita semua akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah pada hari kiamat untuk menghabiskan segala daya upaya untuk saling menasehati dalam rangka menjaga keutuhan umat serta kemurnian akidah mereka dari ajaran-ajaran yang ekstrim serta tindakan-tindakan bodoh sebagian kecil pelakunya. Kita juga perlu mengingat perlunya segera menanamkan fikih yang penuh kemudahan dalam rangka memerangi fikih ekstrim dengan terus berupaya mengantisipasi upaya westernisasi dan penghancuran identitas umat Islam serta ajaran agamanya, secara bersungguh-sungguh. Kita juga perlu untuk memperbaiki sitem pendidikan dalam menanamkan fikih penuh kemudahan menerima orang lain secara berdampingan berdasarkan al-Qur’an dan sunah dengan menghindarkan berbagai perbedaan kecil dalam hal-hal yang bersifat tidak prinsipil.

Saya juga menyeru agar umat ini banyak meminta fatwa kepada para ahli ilmu mendalam yang menganut paham sunni, serta dari mereka yang menguasai temuan-temuan moderan di abad ini. Mereka juga perlu segera sadar banyaknya tantangan yang dihadapi oleh umat Islam, di mana fanatisme terhadap golongan telah menjadi hal utama menjadi penyebab perpecahan umat, sehingga para musuhnya dengan mudah dapat memecah belah umat Islam dan menyebarkan kebencian kepada umat Islam.

Terakhir tidak ada yang dapat kita lakukan saat ini kecuali berpegang teguh pada al-Qur’an dan sunnah untuk menghindarkan perpecahan umat. Selain itu kita sekalian sebagai ulama umat ini perlu megingat kembali peringatan dari Rasulullah SAW yang menyerupakan umat akhir zaman ini sebagai menu makanan yang dapat disantap dengan mudah dan diperebutkan oleh para musuh Islam, untuk itu kita harus benar-benar sadar akan peringatan nabi ini untuk menghindarkan perpecahan yang menjadikan umat islam sebagai umat yang hanya menjadi objek umat lain dan tanpa daya upaya. Kita perlu memaksimalkan segala daya upaya yang kita miliki untuk memaksimalkan segala sumber daya yang kita miliki untuk memperbaiki kondisi umat agar lebih baik, sehingga jika ini benar-benar kita laksanakan maka umat Islam akan mendapatkan kejayaan sebagaimana kejayaaan yang pernah dialami masa lalu. Semoga ini menjadi pengingat bagi kita semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

* Pidato disampaikan dalam Orasi Perdamaian dan Kemanusiaan di Auditorim Harun Nasution, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa 23 Februari 2016; naskah transkripsi dan terjemahan ini dikirim ke NU Online oleh Zaenal Muttaqin

Rabu, 24 Februari 2016

Halau Cicak


Petua Halau Cicak. Cicak adalah sejenis reptilia yang berdarah sejuk dan bertelur. Reptilia ini mampu memanjat dinding yang tegak dan licin.
Menurut kajian yang dilakukan oleh pakar sains mendapati pada bahagian telapak kaki cicak mempunyai rerambut halus yang mewujudkan daya lekatan pada tahap nano.
Selain itu, cicak mempunyai keupayaan untuk memutuskan ekornya apabila diancam. Dengan itu, musuhnya akan terperanjat ketika ekornya yang sudah putus bergerak-gerak sementara waktu itu cicak akan melarikan diri.
Namun, kehadirannya di rumah pasti tidak di senangi. Cicak sering meninggalkan najisnya merata-rata. Ia juga sering mengundang kekotoran di rumah. Pasti ramai suri rumah membencinya!
6 Petua Halau Cicak
1. Cili kering
Gantungkan sebungkus cili kering di kawasan yang banyak cicak. Bau cili kering itu akan menyebabkan ketidak hadiran cicak.
2. Bela Kucing
Cicak sangat takut kepada kucing, jadi belalah kucing untuk penyelesaiannya!
3. Kulit Telur Ayam
Cicak sangat alergik dengan mineral kulit telur ayam. Caranya adalah basuh dan keringkan kulit telur ayam itu dalam 2 atau 3 hari. Pecahkan pada saiz yang kecil. Letakkan di mana-mana untuk mengelakkan cicak berkunjung.
4. Bunuh Serangga
Pastinya anda mengetahui bahawa serangga adalah makanan cicak. Jadi anda seharusnya membunuh serangga terlebih dahulu. Sekiranya rumah anda tiada serangga, pastinya cicak juga tiada!
5. Jaga Kebersihan Rumah
Pastikan rumah anda sentiasa bersih dan kemas bagi mengelakkan kehadiran cicak.
6. Air dan Cili Api
Cicak sangat tidak sukakan campuran air dan cili api. Ambil 4 hingga 5 biji cili padi dan bancuhkan bersama air. Masukkan dalam botol spray. Kemudian spray di tempat yang adanya cicak. - [sumber wom.my]

Penghalang Terkabulnya Do’a

Nama eBook: Beberapa Penghalang Terkabulnya Do’a
Penulis: Syaikh Sa’id bin Ali Wahf al-Qahthani
Pengantar:
الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:
Do’a dan ta’awudz (mohon perlindungan) ibarat senjata. Kehebatan senjata bergantung kepada pemakainya, bukan hanya dari ketajamannya saja, apabila senjata telah sempurna tidak ada cacatnya, lengan yang menggunakannya kuat, dan penghalang tidak ada, niscaya dapat membinasakan musuh. Apabila kurang salah satu dari tiga perkara ini, maka pengaruhnya tidak akan ada. Demikian pula dengan do’a, apabila isi do’a tidak baik, atau orang yang berdo’a tidak menggabungkan antara hati dan lisannya, atau adanya penghalang bagi terkabulnya do’a, maka do’a tidak akan berhasil.
Pelajarilah syarat-syarat berdo’a dan hal-hal yang menghalangi terkabulnya do’a, di dalam pembahasan berikut akan dijelaskan beberapa hal penghalang terkabulnya do’a, diantara penghalang tersebut ialah:
  1. Bersenang-senang dengan yang haram, berupa makan, minum dan berpakaian
  2. Tergesa-gesa dan meninggalkan do’a
  3. Melakukan maksiat dan perbuatan haram
  4. Meninggalkan kewajiban yang diwajibkan oleh Allah
  5. Berdo’a dengan do’a yang mengandung dosa atau pemutusan hubungan silaturrahim
  6. Sebagai hikmah Allah, ia berikan yang lebih baik dari yang diminta
Selamat menyimak penjelasan dari penghalang-penghalang terkabulnya do’a dalam eBook ini dan semoga Allah mengabulkan do’a-do’a kita sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Mengabulkan Do’a…
Download:

Sabtu, 20 Februari 2016

beli handphone

MESTI BACA!!! Anda Pasti Tidak Akan Lagi Mudah Ditipu Beli Handphone Selepas Baca Artikel Ini... - Mohon Sebarkan



1. Sebelum pergi survey, buatlah Google search sikit tentang macam mana nak tahu beza AP, Ori dengan Clone set. Tak lama pun nak Google,tak sampai 5 minit pun. Boleh selamatkan dari sakit kepala lepas beli nanti.

2. Pergi hari yang tak ramai orang. Jadi boleh lah nak belek phone puas puas ke nak minta software lebih ke. Kalau pergi weekends, nanti si penjual busy so kurang sikit layanan mesra kitorang dekat customer ni. Nak minta apa pun susah sikit.


3. Sekali lagi, kalau pergi weekdays, si penjual tak busy dan kemungkinan tak banyak sale. Jadi kami cenderung untuk turunkan harga / bagi diskaun melampau / bagi free gift lebih asalkan dapat sale. Kalau pada hari banyak sale, kami cenderung untuk tak layan customer yang minta macam macam tapi nak harga murah.


4. Check imei (serial number untuk phone) dengan mendail *#06#. Pastikan nombor yang dipaparkan sama dengan nombor imei dekat kotak. Phone AP/Clone selalunya tak sama nombor imeinya dikotak dengan di handphone. Tapi ada juga phone AP yg sama imeinya dengan di kotak. Jadi hati hati!

5. Buka belakang battery handphone, tengok tulisan. Kebanyakkan model phone original akan tulis dalam Bahasa Inggeris tapi phone AP/Clone pulak akan ada tulisan Cina di belakang phone. (Paling ketara model Lenovo, boleh check belakang Lenovo korang kalau tak percaya)

6. Survey harga online dulu sebelum survey dekat kedai. Masuk lah lelong.com.my ke, mudah.my ke. Taip model phone yang korang cari, lepas tu tengok harganya. Beza online dengan kedai luar tak patut beza lebih dari rm50 selalunya. So kalau harga dekat kedai lagi murah dari harga online, boleh ragu ragu sikit la kot.


7. Beli aksesori dekat kedai lain. Saya ulangi. Beli aksesori dekat kedai lain. Kedai phone akan jual aksesori macam memory card, cover phone dan tempered glass dengan harga yang tak masuk akal. Contohnya ada kedai yang jual memory card 8GB dengan harga Rm50. Dekat kedai komputer Rm50 boleh dapat 32GB. Sama jugak dengan cover, dekat luar rm5-15 tapi diorang akan charge rm30-50 kalau beli bundle sekali.


Credit : Yudi Kurniawan Budi